HOME SOSIAL BUDAYA PROVINSI SUMATERA BARAT
- Jumat, 18 Juli 2025
Raih Dua Penghargaan, Koperasi Konsumen Keluarga Besar Semen Padang Ditetapkan Sebagai Koperasi Terbesar Di Sumbar
PADANG — Koperasi Konsumen Keluarga Besar Semen Padang (KKSP) menorehkan prestasi gemilang dengan meraih dua penghargaan sekaligus pada peringatan Hari Koperasi ke-78. KKSP dinobatkan sebagai Koperasi Terbesar di Provinsi Sumatera Barat dan Juara I Koperasi Konsumen Berprestasi Tingkat Kota Padang Tahun 2025.
Penghargaan dari Pemerintah Provinsi Sumbar diserahkan langsung oleh Gubernur Mahyeldi kepada Bendahara Pengurus KKSP, Febby Arief Zeindra, seusai upacara Hari Koperasi tingkat provinsi di Kantor Gubernur, Kamis (17/7).
Sementara itu, penghargaan dari Pemko Padang diserahkan oleh Wali Kota Fadly Amran kepada Sekretaris Dewan Pengawas KKSP, Febby Rieldy, dalam acara launching Koperasi Kelurahan Merah Putih di Youth Center Bagindo Aziz Chan.
Kedua penghargaan ini menegaskan posisi KKSP sebagai koperasi unggulan yang tumbuh pesat, baik dari sisi aset, omzet, maupun jumlah anggota. Gubernur Mahyeldi menyebut KKSP sebagai bukti nyata bahwa koperasi bisa tumbuh besar dan profesional jika dikelola dengan tata kelola yang baik dan semangat gotong royong.
“KKSP memiliki aset sebesar Rp181,3 miliar, omzet Rp200,9 miliar, dan 2.942 anggota aktif. Ini pencapaian luar biasa yang patut menjadi inspirasi bagi koperasi lain di Sumbar,” ujar Mahyeldi.
Terpisah, Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang, Ilham Akbar, menyampaikan apresiasi atas pencapaian ini. Menurutnya, keberhasilan KKSP tak lepas dari profesionalisme pengurus serta dukungan penuh keluarga besar Semen Padang.
“KKSP bukan hanya mitra strategis karyawan, tapi juga motor penggerak ekonomi lokal. Capaian ini menunjukkan bahwa koperasi berbasis komunitas bisa menjadi institusi kuat dan berdaya saing,” katanya.
Ia menambahkan, penghargaan ini adalah momentum untuk mendorong KKSP menjadi model koperasi modern yang mampu beradaptasi dengan tantangan zaman.
“Kami yakin, keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif dari para pengurus sebelumnya, jajaran saat ini, dan dedikasi seluruh anggota,” ucapnya.
Sementara itu, Bendahara Pengurus KKSP, Febby Arief Zeindra, mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diraih. Ia menyebut pencapaian ini sebagai buah dari komitmen kolektif selama lebih dari empat dekade perjalanan KKSP.
“Terima kasih kepada PT Semen Padang, para pengurus, dan seluruh anggota. Ini bukan hanya bentuk pengakuan, tapi juga tanggung jawab untuk terus meningkatkan layanan kami ke depan,” ujarnya.
Febby juga berharap KKSP dapat memperluas kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan dan menjadi mitra strategis pembangunan ekonomi daerah.
Dari Toko Kecil ke Koperasi Tangguh
Didirikan pada 6 Oktober 1984, KKSP berawal dari Toko Sesiba—sebuah unit usaha kecil yang dikelola swasta namun difasilitasi PT Semen Padang. Melihat potensi dan kebutuhan anggota, pada tahun yang sama, usaha ini dikembangkan menjadi koperasi resmi dengan nama Koperasi Karyawan Semen Padang melalui Badan Hukum No. 1478/BH-XVII.
Lima tahun kemudian, namanya diubah menjadi Koperasi Keluarga Besar Semen Padang untuk mencerminkan semangat kekeluargaan yang lebih luas dan pada tanggal 9 Oktober 2024 lalu berubah nama menjadi Koperasi Konsumen Keluarga Besar Semen Padang.
Kini, KKSP menjadi rumah ekonomi bagi ribuan anggota, termasuk karyawan PT Semen Padang dan afiliasinya seperti PT Igasar, Yayasan Igasar, Dana Pensiun, serta koperasi internal.
Berkantor di Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, KKSP berkembang menjadi koperasi multi-layanan yang menyediakan fasilitas simpan pinjam, pembiayaan, hingga layanan konsumsi, baik secara tunai maupun kredit.
Dengan pondasi gotong royong yang kuat dan prinsip koperasi yang kokoh, KKSP kini menjadi salah satu koperasi paling progresif dan berpengaruh di Sumatera Barat—bahkan disebut sebagai model percontohan koperasi nasional. (*)
Editor : Benk123
Tag :#semen padang
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
RAKOR PERPUSTAKAAN SUMBAR 2026: KEGEMARAN MEMBACA SUMBAR DI ATAS RATA-RATA NASIONAL 54,8, TAPI MASIH KATEGORI RENDAH
-
DI SUMBAR TIDAK BOLEH NARKOBA BERKEMBANG, TAPI FAKTANYA TETAP ADA, GUBERNUR SERUKAN SELAMATKAN GENERASI MUDA
-
DIRJEN POLPUM KEMENDAGRI: SUMATERA BARAT BERPOTENSI MENJADI MODEL NASIONAL PENCEGAHAN KONFLIK BERBASIS SEKOLAH
-
GUBERNUR MAHYELDI : PERSOALAN SAMPAH MASIH MENJADI TANTANGAN BESAR PEMERINTAH, BELUM ADA KESADARAN DAN BUDAYA BERSIH MASYARAKAT
-
M. SHADIQ PASADIGOE: PANCASILA HARUS HIDUP DALAM TINDAKAN NYATA, BUKAN SEKADAR DIHAFAL
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG